Senin, 16 Juli 2012

Mata Dan Kelainan Pada Lensa Mata



Mata adalah organ penglihatan yang mendeteksi cahaya. Yang dilakukan mata yang paling sederhana tak lain hanya mengetahui apakah lingkungan sekitarnya adalah terang atau gelap. Mata yang lebih kompleks dipergunakan untuk memberikan pengertian visual.
Bagian-bagian pada organ mata bekerjasama mengantarkan cahaya dari sumbernya menuju ke otak untuk dapat dicerna oleh sistem saraf manusia. Bagian-bagian tersebut adalah:

Kornea

Merupakan bagian terluar dari bola mata yang menerima cahaya dari sumber cahaya.
Pupil dan Iris
Dari kornea, cahaya akan diteruskan ke pupil. Pupil menentukan kuantitas cahaya yang masuk ke bagian mata yang lebih dalam. Pupil mata akan melebar jika kondisi ruangan yang gelap, dan akan menyempit jika kondisi ruangan terang. Lebar pupil dipengaruhi oleh iris di sekelilingnya.Iris berfungsi sebagai diafragma. Iris inilah terlihat sebagai bagian yang berwarna pada mata.

Lensa mata
Lensa mata menerima cahaya dari pupil dan meneruskannya pada retina. Fungsi lensa mata adalah mengatur fokus cahaya, sehingga cahaya jatuh tepat pada bintik kuning retina. Untuk melihat objek yang jauh (cahaya datang dari jauh), lensa mata akan menipis. Sedangkan untuk melihat objek yang dekat (cahaya datang dari dekat), lensa mata akan menebal.

Retina
Retina adalah bagian mata yang paling peka terhadap cahaya, khususnya bagian retina yang disebut bintik kuning. Setelah retina, cahaya diteruskan ke saraf optik.

Saraf optik
Saraf yang memasuki sel tali dan kerucut dalam retina, untuk menuju ke otak.

Dalam beke
rjanya, mata mempunyai daya pandang paling jauh (maksimum) yang disebut dengan punctum remotum dan daya pandang paling dekat (minimum) yang disebut dengan punctum proxium. Dengan daya pandang tersebut, maka ada beberapa orang yang dapat memenuhi daya pandang maksimum dan minimum, namun ada pula yang memiliki daya pandang terbatas. Emetropi atau mata normal Pada mata normal, mata dapat melihat jauh dengan maksimal (punctum remotum = tak berhingga) dan melihat dekat dengan jelas (punctum proxium = 25 cm). 



Miopi


Miopi yakni seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak jauh (rabun jauh). Biasanya terjadi pada pelajar. Pada mata miopi, pandangan jauhnya terbatas (punctum remotum berhingga). Bayangan benda jatuh di depan retina pada matanya. 
Penderita miopi dapat ditolong dengan kacamata berlensa negatif (cekung), dengan kekuatan lensa:









Hipermetropi

Hipermetropi yaitu seseroang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat dari mata (rabun dekat). Pandangan dekat mata hipermetropi lebih jauh dari mata normal (punctum proxium = 25). Bayangan benda jatuh di belakang retina pada matanya. 

Penderita hipermetropi ditolong dengan kacamata berlensa positif (cembung), dengan kekuatan lensa,

PH = kekuatan lensa (dioptri)




PP = Titik dekat mata (cm


Presbiopi

Presbiopi adalah seseorang yang tidak dapat melihat benda yang berjarak dekat maupun berjarak jauh. Biasa terjadi pada lanjut usia. Penderita presbiopi ditolong dengan kacamata berlensa rangkap (bifokal). 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar