Minggu, 21 Februari 2016

Mengapa Kita Tidak Terlempar akibat Rotasi Bumi

e.jpeg 
  • Kenapa Kita Tidak Merasakan Rotasi Bumi?
  • Kenapa kita tidak terlempar meskipun Bumi kita terus berputar?
  • Apa yang terjadi jika bumi tiba-tiba diam tak berotasi? 


Sekedar perkiraan dan perhitungan, keliling Bumi di katulistiwa adalah 40.000 kilometer, sedangkan untuk satu kali putaran (rotasi) diperlukan waktu 24 jam dalam waktu surya atau 23 jam 56 menit 4 detik dalam waktu sideris. Dengan demikian, kelajuan rotasi di Katulistiwa adalah v 1.600 km/jam atau 460 m/detik.
Karena kita berada di atas permukaan bumi, maka laju gerak melingkar kita sama dengan laju rotasi Bumi, yaitu 463 m/detik.


1. Kenapa Kita Tidak Merasakan Rotasi Bumi, padahal bumi berputar dengan kecepatan sekitar 1.600 kilometer per jam? 

Ini dikarenakan kita sama² bergerak di permukaan Bumi dengan kecepatan yang konstan.
Sekarang bayangkan ketika Anda sedang naik mobil atau terbang dengan pesawat. Selama perjalanan yang berjalan lancar, Anda dapat meyakinkan diri Anda tidak bergerak, Anda bergerak bersama mobil atau pesawat Anda, kan?

Dan ketika pramugari datang dan menuangkan kopi ke cangkir Anda di dalam pesawat terbang, kopi tersebut tidak terbang ke bagian belakang pesawat. Itu karena kopi, cangkir dan Anda semua bergerak pada kecepatan yang sama seperti pesawat.


Sekarang coba bayangkan apa yang akan terjadi jika mobil atau pesawat tidak bergerak dengan laju yang konstan, melainkan supir atau pilot mempercepat dan memperlambat mobil dan pesawat tersebut. Kemudian, ketika pramugari menuangkan kopi Anda ... tumpah tak karuan!


Demikian juga, Bumi bergerak dengan konstan, dan kita semua bergerak bersama dengan Bumi, dan itulah mengapa kita tidak merasakan putaran rotasi Bumi. Jika putaran Bumi lebih cepat atau melambat secara tiba-tiba, Anda pasti akan merasakannya.


2. Kenapa kita tidak terlempar meskipun Bumi kita terus berputar?
  
Kalau dilogika seharusnya kita terpental jauh, meski bumi memiliki gaya grafitasi. Kita lihat suatu kasus, seseorang berdiri di atas bis, kemudian bis itu berjalan dengan kecepatan tinggi. Pastilah kita terpental dan jatuh. Tapi bumi ini berputar dengan kecepaptan lebih dari bis. Kenapa kita tidak terpental?

Selama bumi berputar, atmosfer kita juga ikut berputar. Atmosfer adalah lapisan udara yang menyelubungi bumi dan ikut berputar bersama bumi. Atmosfer juga berfungsi untuk melindungi dari benda-benda lagit.


Tapi kalau kita lihat orang yang berada di dalam kereta super cepat, mereka tidak terpental jatuh. Mengapa? Karena kita berada di dalam. Udara yang ada di dalam gerbong ikut bergerak bersama kereta. Sebaliknya jika kita berdiri di atasnya, udara yang berada diatas kereta tidak ikut bergerak sehingga menimbulkan gaya gesek dan mengakibatkan kita jatuh.


Sama dengan bumi kita, kita berada di dalam lapisan udara atmosfer yang ikut bergerak bersama bumi. Hal itu mengakibatkan kita tidak terpental dan tetap bisa berpijak. Udara dalam atmosfer ikut bergerak bersama bumi. Begitu pula dengan satelit yang berada di atmosfer tidak terlempar kemana-mana. Akan senantiasa mengikuti bumi berputar.


3. Apa yang terjadi jika bumi tiba-tiba diam tak berotasi? 

Jika bumi berhenti berputar secara mendadak, atmosfir masih akan bergerak dengan kecepatan di atas 1.600 km/jam.
Atmosfir akan bergerak sangat cepat, sehingga akan menerbangkan daratan, daratan di sini adalah batu, tanah, pohon, bangunan, manusia dan binatang. Semua akan diterbangkan kedalam lapisan atmosfir itu sendiri.


Dan inilah jawabannya setelah bumi benar² berhenti berotasi pada sumbunya:
  1. Kemungkinan, semua area magnetik akan hilang, sehingga akan banyak sekali peralatan elektronik yang tidak lagi bekerja.
  2. Gravitasi yg dirasakan manusia meningkat puluhan kali lipat. Dikarenakan sebelumnya permukaan bumi itu berputar dengan kecepatan tinggi sehingga yg ada di permukaanya mengalami gaya sentripetal yg melawan gaya gravitasi.
  3. Jika bumi hanya berhenti berotasi dan tidak berhenti berevolusi mengelilingi matahari, itu artinya 1 hari = 1 tahun (siang 6 bulan, malam 6 bulan). Penyebabnya bagian yg disinari matahari akan tergantung dari posisi revolusi bumi. (kalau salah satu bagian bumi terkena matahari selamanya, artinya bumi masih berotasi dong, hanya saja rotasinya setara dengan revolusinya).
  4. Setengah bumi yg tersinari matahari terus akan menjadi sangat panas, dan bagian yg malam terus akan menjadi sangat dingin, meskipun tentunya hal ini akan membuat air samudra dan angin berputar mengelilingi bumi karena perbedaan tekanan udara (bagian yang panas tekanan udaranya lebih rendah daripada bagian yg dingin).

5 komentar: